SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Tiga orang pemuda berinisial AS (17), NM (16) dan AZF (18) terpaksa berususan dengan anggota Kepolisian Sektor Teluknaga,Polres Metro Tangerang Kota lantaran diduga telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban yang bernama MDV (15).
Peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin, 14 Oktober 2024 sekira jam 20.00 wib, di Jalan Samping Kantor Desa Kampung Melayu, Timur Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Aryono melalui Kapolsek Teluknaga AKP Wahyu Hidayat menjelaskan, peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korban MDV bermula saat korban pulang main bersama rekanya W dari rumah G di Kp. Kalijaya, Desa Kampung Melayu Barat, Teluknaga, Kabupaten Tangerang dengan mengendarai sepeda motor dibonceng W.
“Sampai di depan kantor desa Kampung Melayu Timur, datanglah segerombolan orang dari Gang samping Kantor Desa Melayu Timur yang tiba-tiba menyerang korban dengan cara menyiramkan air keras pakai tabung dan menggunakan senjata tajam berupa celurit,” terang Wahyu.
Akibat serangam brutal oleh para pelaku, kata Wahyu, korban MDV mengalami luka bakar/luka diduga akibat penyiraman air keras yang dilakukan oleh pelaku (Lidik), dan mengalami luka robek pada bagian dagu serta luka robek pada telapak tangan sebelah kiri serta luka lecet pada bagian tangan kanan.
“Korban tidak mengenali para pelaku pengeroyokan (dalam Lidik).
Selanjutnya korban bersama orang tuanya datang ke Polsek Teluknaga untuk visum dan melaporkan kejadian tersebut guna pengusutan lebih lanjut,” tukasnya.
Usai mendapat laporan, Selasa 29 Oktober 2024, pukul 15.00 wib, Tim opsnal dipimpin Kanit Reskrim IPTU Zainal Arifin melakukan penyelidikan terhadap pelaku tawuran dengan melihat rekaman cctv dan analisa IG kelompok pelaku, dan mendapat informasi bahwa salah satu pelakunya adalah Z.
“Anggota kami langsung bergerak dan mendapati pelaku sedang berada di rumahnya dan sempat melarikan diri ke Pandeglang, setelah itu team langsung menuju rumah pelaku dan pelaku berhasil diamankan,” ungkap Wahyu.
Selanjutnya, kata dia, usai diintrogasi terhadap Zdiketahui ada 2 teman lainnya masih berada di rumah dan akan melarikan diri keluar daerah, tim bergerak melakukan penangkapan tehadap AS dan AZF, keduanya berada di rumah masing-masing. Merekapun langsung diamankan ke Polsek Teluknaga guna proses penyidikan lebih lanjut.
Dari hasil introgasi, bawah pelaku mengakui yang melakukan penyiraman air keras terhadap korban bernama F dan Z membawa senjata tajam dan juga mengaku sempat membacokkan ke arah korban.
“Dari tangan para pelaku kita amankan pula barang bukti berupa
1 stel seragam wearpack yang di gunakan pelaku, 1 lembar Visum et Repertum, foto pelaku di instagram
dan clurit yang ditemukan di TKP,” pungkasnya.
Editor: Gusnur
Penerbit; Redaksi sekilasbanten.com