Home / HUKUM & KRIMINAL

Rabu, 24 Februari 2021 - 14:43 WIB

Pelaku Penjambretan Hingga Korban Meninggal di Cipondoh Ditangkap Polisi

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Tim Resmob Polres Metro Tangerang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di Poris, Cipondoh. Dengan menangkap pelaku berinisial A di Kalideres, Jakarta Barat.

Hal itu terungkap saat Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima menggelar Pers Konference, didampingi Kasatreskrim AKBP Tahan Marpaung, Kasubaghumas Kompol Abdul Rachim dan Kanit Resmob IPTU Suprapto. Rabu (24/2/2021) di Lobi Mapolrestro Tangerang Kota.

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima, kasus tersebut terjadi pada Rabu, (3/2) sore, di Jalan Mawar Poris Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

“Peristiwa ini dilakukan oleh pelaku berinisial A terhadap seorang ibu yang bernama J (45),” terangnya.

Dijelaskan Kapolres, dalam melakukan aksinya pelaku menggunakan modus mendekati korban yang mengendarai sepeda motor sendiri.

Baca Juga  Nekat Palsukan Surat Keterangan Dokter, Ibu dan Anak Diamankan Polisi

“Pelaku langsung melakukan penjambretan dengan cara menarik tas korban,” kata Kapolres.

Merasa barangnya ada yang narik, lanjut Kapolres, korban kaget dan spontan menarik gas motornya sehingga motor tiba-tiba lari dengan kecepatan tinggi dan tak dapat dikendalikan.

“Korban menabrak tembok hingga terjatuh dan mengalami luka berat, korban sempat dirawat 4 hari di sebuah rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong (meninggal dunia),” ungkapnya.

Adapun kerugian yang dialami korban, uang Rp230 ribu, hp merk oppo senilai 2 juta. Sedangkan barang bukti milik pelaku berupa topi, baju, tas, sepatu dan sepeda motor matic merk honda telah diamankan.

“Atas pebuatanya pelaku terancam pasal 365 KUHP, dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya.

Baca Juga  Dengar Aduan Masyarakat, Polsek Curug Gelar Jumat Curhat

Saat ditanya Kanit Resmob IPTU Suprapto, dihadapan awak media pelaku mengaku melakukan perbuatan jahatnya hanya sekedar terpaksa untuk makan.

Pelaku juga mengaku hanya bekerja membantu orang tua memelihara enthok. Pelaku mengaku baru pertama kali melakukan penjambretan. Namun benar tidaknya keterangan pelaku masih didalami Polisi.

“Saya sangat menyesal pak, saya tiap malam dihantui arwah korban dalam mimpi. Untuk keluarga korban saya minta maaf, sebenarnya saya tidak ada niat membuat korban meninggal dunia,” ucapnya.

(Gusnur)

Share :

Baca Juga

HUKUM & KRIMINAL

Edarkan Tembakau Gorila, Mahasiswa di Tangkap Sat Resnarkoba Polres Lebak 

HUKUM & KRIMINAL

Simpan 13 Paket Sabu Siap Edar, Seorang Pria Ditangkap Unit Reskrim Polsek Sepatan

HUKUM & KRIMINAL

Kurun Waktu Sebulan, Satresnarkoba Polrestro Tangerang Kota Sita 48 Kg Ganja dan 270,08 Gram Sabu dari 10 Tersangka

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Karawaci Bongkar Kasus Prostitusi Anak via Michat, 4 Pelaku Diamankan

HUKUM & KRIMINAL

Aksi Curanmor Terbongkar, Polisi Ringkus Dua Pelaku di Kontrakan Curug

HUKUM & KRIMINAL

Buntut Pengeroyokan Mahasiswa Katolik, Polres Tangsel Tetapkan 4 Orang Tersangka

HUKUM & KRIMINAL

Dua Pelaku Curanmor di Jogging Track Alam Sutera Ditangkap Polisi

HUKUM & KRIMINAL

Bongkar Sindikat Uang Palsu, Polsek Pakuhaji Amankan 1 Pelaku dan Puluhan Juta Upal Siap Edar serta Sita Peralatan Produksi