Dimana masalahnya? Polisi Akui Laporan Dugaan Pencabulan Seorang Oknum Pimpinan Ponpes Kepada Santrinya di Tangerang – Sekilasbanten

Home / HUKUM & KRIMINAL

Minggu, 10 Desember 2023 - 14:06 WIB

Polisi Akui Laporan Dugaan Pencabulan Seorang Oknum Pimpinan Ponpes Kepada Santrinya di Tangerang

Foto: Ilustrasi Korban Pencabulan

Foto: Ilustrasi Korban Pencabulan

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Keinginan orang tua untuk menjadikan putrinya menjadi anak yang sholehah dengan memondokkan ke salah satu Pindok Pesantren di Kp. Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang pupus sudah.

Pasalnya, seorang oknum Pimpinan Pondok Pesantren diduga telah melakukan pencabulan terhadap santriwatinya yang bernama N (14) Binti S. Korban masih dibawah umur.

Dugaan tersebut dikuatkan dengan bukti Laporan Polisi Nomor LP/B/1482/Xl/2023/SPKT Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya pada 03 November 2023 Pukul 17:53.

Dengan Pelapor A/N S (37) asal Kp. Guha Caroge, RT. 005 RW 003, Rajeg Tangerang.

Baca Juga  Pj Walikota Tangerang Sebut, Ormas Mitra Strategis Pemkot dalam Sukseskan Pilkada 2024

Untuk terlapor berinisial MHP salah satu Oknum Pimpinan Ponpes Asal KP. Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang.

Kanit PPA Polres Metro Tangerang Kota, AKP Rumanti saat dikonfirmasi wartawan via WhatsAp Jum’at (8/12) membenarkan laporan tersebut dan ia mengaku masih dalam proses.

“Baik bang kasus tersebut kini sedang dalam proses,” singkatnya.

Terpisah, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Ngroho saat dikonfirmasi via WhatssAp, Sabtu (9/12/2023) mengatakan, Ia akan mengecek informasi yang disampaikan wartawan.

Baca Juga  Bangunan Diduga Belum Berizin Disidak Satpol PP Kota Tangerang di Margasari

“Saya cek dulu ya Mas,” jawabnya singkat.

Jika oknum pimpinan Ponpes tersebut terbukti melakukan tindak pidana kejahatan perlindungan terhadap anak, maka pelaku terancam Undang-undang No.17 Tahun 2016 tentang penetapan PERPU No. 1 tahun 2016 perubahan kedua atas Undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76E Undang-undang No.17 tahun 2016 dapat dipidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun penjara. (Gn)

Share :

Baca Juga

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Pencabulan Anak di Cibodas Kota Tangerang Ditangkap, Begini Penjelasannya

HUKUM & KRIMINAL

Janjian Tawuran Lewat Medsos, 4 Remaja Bersenjata Tajam Diamankan Polisi

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Pasar Kemis Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor Modus Pengamen

HUKUM & KRIMINAL

Suami Dikeroyok Hingga Kritis, Istri Korban Minta Polisi Segera Tangkap Para Pelaku

HUKUM & KRIMINAL

Bersama Sat Krimum Polres, Unit Reskrim Polsek Teluknaga Ungkap Kasus Pembunuhan di Kampung Cilampe

HUKUM & KRIMINAL

Bersama Tim Resmob, Polisi RW 03 Jatiuwung Amankan Pengedar Miras di Tangerang

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Benda Ungkap Curanmor Scoopy, Penadah Ditangkap di Kalideres

HUKUM & KRIMINAL

Dibantu Security, Polsek Kelapa Dua Ringkus Komplotan Pelaku Curanmor