Dimana masalahnya? Rugikan Negara 8 Milyar, Kejaksaan Negeri Kota Tetapkan TAW jadi Tersangka – Sekilasbanten

Home / Kota Tangerang

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:05 WIB

Rugikan Negara 8 Milyar, Kejaksaan Negeri Kota Tetapkan TAW jadi Tersangka

Foto: TAW Tersangka Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terkait Pelaksanaan Pekerjaan oleh PT. APK Pada Kurun waktu 2020 hingga 2024.

Foto: TAW Tersangka Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terkait Pelaksanaan Pekerjaan oleh PT. APK Pada Kurun waktu 2020 hingga 2024.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang, Banten menetapkan TAW sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pelaksanaan pekerjaan oleh PT. APK pada kurun waktu 2020 hingga 2024. Kerugian negara akibat kasus ini ditaksir mencapai sekitar Rp8 miliar.

​Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang, Agung Teja Made Suwarna mengungkapkan, penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik menemukan bukti-bukti penting terkait dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara.

​”Penetapan ini dilakukan setelah pemeriksaan intensif terhadap TAW sebagai saksi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang cukup, statusnya ditingkatkan menjadi tersangka,” jelas Agung Teja. Selasa (14/10/2025).

Peningkatan status ini tertuang dalam Surat Penetapan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Nomor: TAP-2875/M.6.11/Fd.2/10/2025 tertanggal 13 Oktober 2025.

TAW diduga menerima hasil tindak pidana korupsi dari pekerjaan pengangkutan dari PT. Hutama Karya (HK) yang diserahkan kepada PT. APK. Selanjutnya, PT. APK memberikan pekerjaan tersebut kepada PT. ASM.

“Pekerjaan yang diberikan kepada PT. ASM ini ternyata fiktif, namun tetap dibayarkan oleh PT. APK. Akibatnya, timbul kerugian negara hingga miliaran rupiah,” tambah Agung Teja.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui TAW berperan sebagai broker yang mentransfer sejumlah uang kepada beberapa rekan-rekannya selama periode 2020 hingga 2024 atas perintah seseorang berinisial H.

Berdasarkan Pasal 21 KUHAP, Tim Penyidik Kejari Kota Tangerang telah melakukan penahanan terhadap TAW selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 13 Oktober hingga 1 November 2025, di Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang.

TAW disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Agung Teja menegaskan, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Baca Juga  Konsolidasi Hari Pertama dalam Rapat, Wali Kota Tangerang Tekankan Percepatan Layanan Publik

“Di atas segala kepentingan pribadi, ada kepentingan negara dan rakyat yang harus dijaga. Korupsi bukan cuma soal uang yang hilang, tapi juga kepercayaan publik yang rusak. Dan itu harus kita lawan bersama,” tutupnya. (Red)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Para Peserta UKW PWI Kota Tangerang Dinyatakan Lulus Kompeten 100%

Kota Tangerang

Hujan Deras, Kantor Damkar Ciledug Terendam

Kota Tangerang

Arief : Mahasiswa dan Pelajar Jangan Mudah Terprovokasi

Kota Tangerang

Para Pimpinan dan Pengurus KNPI Kota Tangerang Gelar Audensi Dengan Pimpinan DPRD

Kota Tangerang

Erlangga Yudha Nugraha Siap Mengikuti Pilwalkot Tangerang, Jadi Jembatan Penyaluran Ide Anak Muda

Kota Tangerang

Lepas Kontingen FORNAS, Sachrudin : Olahraga Rekreasi Harus Jadi Olahraga Prestasi

Kota Tangerang

Hadiri Milad ke-59 UNIS, Sachrudin Berasa Nostalgia Masa Waktu Kuliah

Kota Tangerang

Kunjungan Presiden Jokowi, TNI-Polri Siagakan 1.084 Personil di Kota Tangerang